KENDAL – Isu kesehatan mental pelajar menjadi sorotan utama dalam Talk Show Mental Health yang diselenggarakan oleh Gema Keadilan Kendal, organisasi kepemudaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kendal pada Minggu, 8 Februari 2026, dan diikuti sekitar 200 pemuda se-Kabupaten Kendal.
Talk show ini menjadi ruang edukatif dan aman bagi pelajar untuk memahami serta mengungkapkan persoalan kesehatan mental yang kerap dialami di tengah meningkatnya tekanan akademik, sosial, dan pengaruh digital. Kegiatan tersebut menghadirkan Nattaya Kenenza, Ketua KNPI Kendal, serta Hanifah Nurul F, seorang psikolog, sebagai narasumber.
Ketua Gema Keadilan Kendal, Dwi Margo Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi kepemudaan terhadap kondisi psikologis remaja saat ini. Menurutnya, kesehatan mental pelajar perlu mendapat perhatian serius karena sangat berpengaruh terhadap masa depan generasi muda.
“Melalui talk show ini, kami ingin menyediakan ruang aman bagi pelajar untuk mengungkapkan keresahan yang mereka alami, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Nattaya Kenenza menyoroti masih kuatnya stigma negatif terkait kesehatan mental di kalangan pelajar. Ia menilai banyak remaja yang memilih memendam masalah karena menganggap stres dan tekanan sebagai tanda kelemahan.
“Banyak pelajar merasa bahwa stres adalah aib atau kelemahan, sehingga mereka enggan bercerita. Padahal, sikap ini justru membuat masalah kesehatan mental tidak tertangani dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, psikolog Hanifah Nurul F menjelaskan bahwa gangguan kesehatan mental tidak selalu muncul dalam bentuk ekstrem. Ia menekankan bahwa kelelahan emosional jangka panjang justru menjadi masalah yang paling sering dialami pelajar, namun kerap tidak disadari.
“Masalah mental sering kali hadir dalam bentuk kelelahan yang dipendam. Jika dibiarkan, hal ini bisa merusak kualitas diri. Karena itu, penting bagi pelajar untuk melatih kesadaran emosi atau mindfulness, agar mampu mengenali batas diri dan memilih respons yang sehat,” paparnya.
Melalui talk show kesehatan mental ini, Gema Keadilan Kendal berharap dapat mendorong pelajar untuk lebih terbuka, berani mencari bantuan, serta membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan mental. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata organisasi kepemudaan dalam mendukung terciptanya generasi muda yang sehat secara mental, emosional, dan sosial.










Tinggalkan komentar